Awal Mula Penciptaan Manusia beserta dalil dalam AL-Qur’an

Awal Mula Penciptaan Manusia beserta dalil dalam AL-Qur’an

Assalamualaykum Sahabat Santri Yang semoga diberkahi ALLAH dimanapun berada ,Bersyukur kepada ALLAH karena kita terlahir sebagai Manusia, sebagaimana setiap muslim tentunya harus mengetahui bahwa Manusia pertama yang di ciptakan Oleh ALLAH adalah Nabi ADAM A.S (nenek moyang ummat manusia) .

Dalil Manusia Pertama Terbuat dari Tanah

Nabi Adam adalah Manusia yang Di ciptakan oleh ALLAH dari Tanah Sebagaimana bisa kita baca dalam Al Qur’an di

4 Surat Berikut Yaitu Surat Ali Imron, Surat Al-Mu’minun, Surat AS-Sajdah Surat As shod dan Surat Ar-Rahman :

1. Allah Swt. berfirman dalam surat AR RAHMAN Ayat 14 :

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ  :

Artinya:

Dia menciptakan manusia dari tanah Liat seperti tembikar, (QS. Ar-Rahman: 14)

2. Allah Swt. berfirman dalam surat Ali Imron Ayat 59 :

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

اِنَّ مَثَلَ عِيْسٰى عِنْدَ اللّٰهِ كَمَثَلِ اٰدَمَ ۗ خَلَقَهٗ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ
Artinya:
Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa bagi Allah, seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah, kemudian Dia berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.

3. Allah Swt. berfirman dalam surat As – Sajdah Ayat 7 :

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنْسَانِ مِنْ طِينٍ.  ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ . ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِنْ رُوحِهِ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ

Artinya:

(Dia) yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (Q.S.al-Sajdah: 7)

4. Allah Swt. berfirman dalam surat As – Sad Ayat 71 :

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

اِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ خَالِقٌۢ بَشَرًا مِّنْ طِيْنٍ
Artinya:
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.

5. Allah Swt. berfirman dalam surat Al-Mu’minun Ayat ke 12 :

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍ ۚ

Artinya:

Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.
dalam Ayat tersebut terdapat 2 Kata Yang jika di bahasa Indonesiakan bermakna Tanah dalam terjemahnya .
sedangkan asli kata
صَلْصَالٍ Adalah Tanah Liat kering
تُرَابٍ Adalah debu
طِيْنٍ Adalah tanah liat
Kesimpulan Ringan :
Maka tanpa perlu kita menafsirkan secara terperinci karena itu adalah pembahasan ulama’ maka kita simpulkan dari Tanah sebagaimana Text Arab yang di terjemahkan tersebut, kita ketahui bahwa berulang kali ALLAH S.W.T Menciptakan Manusia pertama Yaitu nabi adam adalah dari Tanah.
Nabi Adam manusia pertama
jika yang pertama di ciptakan oleh ALLAH adalah berjenis kelamin Laki-laki maka Allah menciptakan Manusia kedua berjenis kelamin wanita/ perempuan, Nabi adam adalah manusia pertama sekaligus Nabi pertama yang tercatat dalam sejarah Ummat manusia yang mana sekaligus menerangkan bahwa asal mula nabi adam tinggal, bukanlah di bumi melainkan tinggal di surga bersama sayyidah Hawa sebagaimana dalam firman ALLAH dalam surat Al-A’raf Ayat 19 :

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَيٰٓاٰدَمُ اسْكُنْ اَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُوْنَا مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

Artinya:

Dan (Allah berfirman), “Wahai Adam! Tinggallah engkau bersama istrimu dalam surga dan makanlah apa saja yang kamu berdua sukai. Tetapi janganlah kamu berdua dekati pohon yang satu ini. (Apabila didekati) kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim.”

, sebelum Akhirnya Oleh ALLAH di turunkan ke bumi karena suatu sebab kesalahan yang di perbuat oleh beliau ,sebagaimana di terangka dalam Surat Al Baqarah ayat 36

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَيٰٓاٰدَمُ اسْكُنْ اَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُوْنَا مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

Artinya:

Lalu setan memperdayakan keduanya dari surga sehingga keduanya dikeluarkan dari (segala kenikmatan) ketika keduanya di sana (surga). Dan Kami berfirman, “Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan.”

kesalahan tersebut adalah karena terpicu oleh Bisikan Syetan melalui Sayyidah Hawa Pasangan dari Nabi Adam saat di surga untuk memakan buah terlarang yaitu buah khuldi.
dan Karena kesalahan yang telah dilakukan oleh Nabi adam da sayyidah hawa maka keduanya bertaubat kepada ALLAH dengan do’a, Surat Al A’raf ayat 23
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

Artinya:

Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
Dari Nabi Adam dan sayyidah Hawa Itulah cikal bakal keturunan manusia melahirkan keturunan menjadi penduduk bumi hingga kita saat ini yang mana cerita yang populer antara kedua anak nabi adam di uji oleh ALLAH dalam menunaikan perintah berqurban Habil dan Qobil sebagaimana melambangkan diri manusia yang Jahat dan Baik berawal dari kisah ini karena pembunuhan pertama yang dilakukan manusia adalah dari sifat Hasad dan Dengki , dan kita sebagai ummat akhir zaman bisa mengambil banyak pelajaran dari Firman ALLAH S.W.T yang ada di dalam Qur’an untuk di ambil hikmah .
santri
Follow me on

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *